YADNYA

berdasarkan sraddha dan sastra agama hindu dinyatakan bahwa semua yang ada ini diciptakan oleh Sang Hyang Widi/Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan yadnya. kata yadnya berasal dari bahasa sansekerta, dari akar kata "yad" yang berarti memuja, mempersembahkan, korban. sedangkan dalam sumber lain kita temukan keterangan tentang kata "yadnya" diartikan : upacara korban, korban, orang yang berkorban, yang berhubungan dengan korban, suatu perbuatan yang dilakukan dengan penuh keihklasan dan kesadaran untuk melaksanakan persembahan kepada tuhan . berikut ini adalah salah satu sloka kitab bhagawadgita, III.10.
menyebutkan :
"sahayajnah prajah srstva puro vaca prajapatih anena prasavisyadhvam esa vo stv istakhamadhuk"
artinya :
pada jaman dahulu kala prajapati menciptakan manusia dengan yadnya dan bersabda dengan ini engkau akan mengembang dan akan menjadi khamadhuk dari keinginan-mu
demikianlah kitab suci menjelaskan tentang hakekat dari pelaksanaan yadnya. beryadnya bagi umat manusia adalah wajib hukumnya. dengan yadnya hidup ini dapat berlangsung terus secara harmonis
"Adhyapanam brahma yajnah pitr yajnastu tarpanam, homa daiwo balibhaurto nryajnao tithi pujanam" ( menawa dharmasastra, III.70 )
artinya :
mengajar dan belajar adalah yadnya bagi brahama, menghaturkan tarpana air adalah korban untuk para leluhur, mempersembahkan dengan minyak , susu adalah korban untuk para dewa, persembahan dengan Bali, adalah korban untuk bhuta dan penerimaan tamu dengan ramah tamah adalah korban manusia.
"abhi vena anusata-iyaksanti pracetasah, majjanty-avicetasah"
( Rgveda, IX.64.21 )
artinya :
orang beriman kepada tuhan yang maha esa yang terpelajar memper-sembahkan doa-doa dan para ahli keagamaan yang dicerahkanberniat menghaturkan yadnya.orang yang tidak beriman kepada tuhan yang maha esa yang bodoh akan tenggelam

0 komentar: